8:00 AM
Wednesday, March 9, 2011
Tuesday, March 1, 2011
9 Catatan Kanjeng Sultan Hamengkubuwono X di hadapan DPR
9:41 PM
Berbagai kalangan terpelajar, orang yang bijak, agamawan, pelaku sejarah hingga orang yang menghargai sejarah telah secara seksama menyatakan bahwa Keistimewaan Yogyakarta adalah Harga Mati. Berbagai sudut pandang telah dinyatakan oleh mereka. Dan semua menyatakan hal yang sama.
Hal yang sama pula yang diutarakan Kanjeng Sultan Hamengkubowono X dan Paku Alam IX di hadapan DPR RI hari ini. Dalam pertemuan tersebut juga Kanjeng Sultan memberikan 9 catatan penting tentang RUU Keistimewaan Yogyakarta antara lain :
Pertama : Mengenai Judul RUU yang tidak tepat.
Merujuk Pasal 18 B ayat 1 UU Nomor 3 tahun 1950 Dearah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah setingkat dengan Provinsi. sehingga tidak bisa disamakan dengan Provinsi
Kedua : RUU Keistimewaan DIY tidak mencantumkan dasar filosofis Pancasila.
Ketiga : Istilah Gubernur Utama bertentangan dengan Jiwa Keistimewaan DIY
Dengan memunculkan istilah Gubernur Utama / Paradhya maka sangat bertentangan dengan Roh Keistimewaan DIY, padahal ketika Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat membantu RI dengan bergabung dengan NKRI, hanya ada istilah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Keempat : Negara tidak mengenal istilah Gubernur Utama, sehingga ketika ada pihak yang mengajukan judical riview RUU Keistimewaan DIY atas jabatan gubernur dan wakil gubernur utama, maka ke Mahkamah Konstitusi alhasil keistimewaan Yogyakarta akan hilang. Hal ini tentu berbahaya bagi eksistensi DIY.
Kelima: Pasal 1 angka 14 perihal Peraturan Daerah Istimewa Provinsi Yogyakarta bukan menjadi ciri asli keistimewaan DIY. Melainkan meniru model konun di Naggroe Aceh Darussalam dan Majelis Rakyat Papua di Papua. Hemat Sultan, lebih tepat diatur dalam Perda sebagaimana yang sudah dijalankan selama ini.
Keenam : Batas pembagian wilayah Timur dalam RUU Keistimewaan DIY salah.
Kondisi nyata membuktikan sebelah timur DIY tidak hanya berbatasan dengan Klaten, Jawa Tengah, tapi juga Sukoharjo dan Wonogiri, Jawa Tengah.
Ketujuh: Terkait pertanahan dan penataan ruang, kesultanan dan kadipaten pakualaman sebagai badan hukum tidak sinkron dengan penjelasannya. Sultan khawatir jangan-jangan naskah akademik dari pemerintah sama dengan RUU pada periode 2004-2009.
Kedelapan, Sultan mempertanyakan pasal yang menegaskan kesultanan dan kadipaten pakualaman sebagai badan hukum. Pertanyaannya apakah masuk ranah privat atau publik. 'Seharusnya Sultan dan Paku Alam disebut subyek hak atas tanah, bukan badan hukum," kata Sri Sultan.
Terakhir, sembilan, prinsipnya pemerintahan daerah bukan ranah eksekutif . Artinya bukan pembagian kekuasaan, tapi wewenang antara gubernur, wakil gubernur dan DPRD. "Secara khusus kami sudah memberikan sembilan catatan. Kami harap angka sembilan memberikan sinyal. Hal-hal yang terperinci kami beri dalam daftar inventarisasi masalah. Kami mengajak semua pihak berfikir jernih," kata Sri Sultan.
catatan kecil :
Gagasan yang dilontarkan oleh Pemerintahan SBY ( Partai Demokrat ) merupakan bukti bahwa mereka telah menghianati kesepakatan yang telah ditandatangani oleh pendiri NKRI dengan Sultan Hamengkubuwono IX sebagai pemimpin Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat. Gagasan dalam RUU yang telah dilontarkan Sebuah pelecehan yang mendasar terhadap keistimewaan Nagari Nayogyakarta Hadiningrat. Saya sebagai Warga Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat Siap untuk mendukung REFERENDUM dan mengajak semua Warga Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat untuk siapsedia terhadap kemungkinan tersebut.
Monday, February 28, 2011
Daftar Kebohongan SBY
4:35 PM
Daftar Kebohongan SBY versi pemuka Agama
Pertama pemerintah mengklaim bahwa pengurangan kemiskinan mencapai 31,02 juta jiwa. Padahal dari penerimaan beras rakyat miskin tahun 2010 mencapai 70 juta jiwa dan penerima layanan kesehatan bagi orang miskin (Jamkesmas) mencapai 76,4 juta jiwa.
Kedua, Presiden SBY pernah mencanangkan program 100 hari untuk swasembada pangan. Namun pada awal tahun 2011 kesulitan ekonomi justru terjadi secara masif.
Ketiga, SBY mendoronga terobosan ketahanan pangan dan energi berupa pengembangan varietas Supertoy HL-2 dan program Blue Energi. Program ini mengalami gagal total.
Keempat, Presiden SBY melakukan konferensi pers terkait tragedi pengeboman Hotel JW Mariot. Ia mengaku mendapatkan data intelijen bahwa fotonya menjadis asaran tembak teroris. Ternyata foto tersebut merupakan data lama yang pernah diperlihatkan dalam rapat dengan Komisi I DPR pada tahun 2004.
Kelima, Presiden SBY berjanji menuntaskan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir sebagai a test of our history. Kasus ini tidak pernah tuntas hingga kini.
Keenam, UU Sistem Pendidikan Nasional menuliskan anggaran pendidikan harus mencapai 20% dari alokasi APBN. Alokasi ini harus dari luar gaji guru dan dosen. Hingga kini anggaran gaji guru dan dosen masih termasuk dalam alokasi 20% APBN tersebut.
Ketujuh, Presiden SBY menjanjikan penyelesaian kasus lumpur Lapindo dalam Debat Calon Presiden Tahun 2009. Penuntasan kasus lumpur Lapindo tidak mengalami titik temu hingga saat ini.
Kedelapan, Presiden SBY meminta semua negara di dunia untuk melindungu dan menyelamatkan laut. Di sisi lain Presiden SBY melakukan pembiaran pembuangan limbah di Laut Senunu, NTB, sebanyak1.200 ton dari PT Newmont dan pembuangan 200.000 ton limbah PT Freeport ke sungai di Papua.
Kesembilan, tim audit pemerintah terhadap PT Freeport mengusulkan renegosiasi. Upaya renegosiasi ini tidak ditindaklanjuti pemerintah hingga kini.
Sedangkan 9 kebohongan baru SBY, di antaranya:
Pertama, dalam Pidato Kenegaraan 17 Agustus 2010 Presiden SBY menyebutkan bahwa Indonesia harus mendukung kerukunan antarperadaban atau harmony among civilization. Faktanya, catatan The Wahid Institute menyebutkan sepanjang 2010 terdapat 33 penyerangan fisik dan properti atas nama agama dan Kapolri Bambang Hendarwso Danuri menyebutkan 49 kasus kekerasan ormas agama pada 2010.
Kedua, dalam pidato yang sama Presiden SBY menginstruksikan polisi untuk menindak kasus kekerasan yang menimpa pers. Instruksi ini bertolak belakang dengan catatan LBH Pers yang menunjukkan terdapat 66 kekerasan fisik dan nonfisik terhadap pers pada tahun 2010.
Ketiga, Presiden SBY menyatakan akan membekali Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan telepon genggam untuk mengantisipasi permasalahan kekerasan. Aksi ini tidak efektif karena di sepanjang 2010, Migrant Care mencatat kekerasan terhadap TKI mencapai 1.075 orang.
Keempat, Presiden SBY mengakui menerima surat dari Zoelick (Bank Dunia) pada pertengahan 2010 untuk meminta agar Sri Mulyani diizinkan bekerja di Bank Dunia. Tetapi faktanya, pengumuman tersebut terbuka di situs Bank Dunia. Presiden SBY diduga memaksa Sri Mulyani mundur sebagai Menteri Keuangan agar menjadi kambing hitam kasus Bank Century.
Kelima, SBY berkali-kali menjanjikan sebagai pemimpin pemberantasan korupsi terdepan. Faktanya, riset ICW menunjukkan bahwa dukungan pemberantasan korupsi oleh Presiden dalam kurun September 2009 hingga September 2010, hanya 24% yang mengalami keberhasilan.
Keenam, Presden SBY meminta penuntasan rekening gendut perwira tinggi kepolisian. Bahkan, ucapan ini terungkap sewaktu dirinya menjenguk aktivis ICW yang menjadi korban kekerasan, Tama S Langkun. Dua Kapolri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Jenderal Timur Pradopo, menyatakan kasus ini telah ditutup.
Ketujuh, Presiden SBY selalu mencitrakan partai politiknya menjalankan politik bersih, santun, dan beretika. Faktanya Anggota KPU Andi Nurpati mengundurkan diri dari KPU, dan secara tidak beretika bergabung ke Partai Demokrat. Bahkan, Ketua Dewan Kehomatan KPU Jimly Asshiddiqie menilai Andi Nurpati melakukan pelanggaran kode etik dalam Pemilu Kada Toli-Toli.
Kedelapan, Kapolri Timur Pradopo berjanji akan menyelesaikan kasus pelesiran tahanan Gayus Tambunan ke Bali selama 10 hari. Namun hingga kini, kasus ini tidak mengalami kejelasan dalam penanganannya. Malah, Gayus diketahui telah sempat juga melakukan perjalanan ke luar negeri selama dalam tahanan.
Kesembilan, Presiden SBY akan menindaklanjuti kasus tiga anggota KKP yang mendapatkan perlakuan tidak baik oleh kepolisian Diraja Malaysia pada September 2010. Ketiganya memperingatkan nelayan Malaysia yang memasuki perairan Indonesia. Namun ketiganya malah ditangkap oleh polisi Diraja Malaysia. Sampai saat ini tidak terdapat aksi apapun dari pemerintah untuk nmenuntaskan kasus ini dan memperbaiki masalah perbatasan dengan Malaysia.
Kebaikan SBY tidak terdapat di Google
4:17 PM
Dunia maya dihebohkan dengan " Keanehan" ketika google tidak bisa menampilkan informasi pencarian dengan kata kunci kebaikan SBY. Bahkan Google memberikan rujukan pencarian terhadap KEBURUKAN SBY.
Tapi hal ini merupakan realita yang terjadi. Tanpa ada rekayasa dari Google. Tapi memang seperti ini kondisinya.
Google akan memberikan realita dari indeks informasi yang dimiliki. Kebaikan dari SBY memang tidak terekam dalam Database milik Google. Atau Bahkan memang tidak ada Kebaikan yang dimiliki SBY.
Tuesday, February 22, 2011
Kisruh Pemilihan Ketua PSSI ( Turunkan Nurdin Halid )
11:43 PM
Heboh mengenai ketidak beresan kepengurusan PSSI sudah berlangsung cukup lama. Kekalahan TimNas Indonesia di Piala AFF menjadi klimaks kebobrokan pengurus dan sistem PSSI selama kepenggurusan Nurdin Halid (2 Periode). 10 tahun tanpa gelar, 10 tahun tidak ada perkembangan yang berarti di dunia persepakbolaan Indonesia.
Makin heboh lagi ketika team verifikasi PSSI hanya meloloskan 2 Calon Ketua PSSI dari internal Mereka dan Membatalkan pencalonan Jenderal TNI George Toisutta dan Arifin Panigoro. Banyak pihak yang sangat tidak percaya atas keputusan team verifikasi PSSI atas hal tersebut. Dari masyarakat pencinta bola, ketua KONI, hingga Menteri Olahraga bersuara menanyakan keabsahan keputusan tersebut.
Team verifikasi berpedoman terhadap Statuta FIFA dan statuta PSSI dalam pengambilan keputusan tersebut. Namun ketika di telaah lebih jauh ada keganjilan.PSSI yang dipimpin Nurdin Halid sepertinya telah menyelewengkan wewenang untuk melanggengkan kekuasaan. Dengan mengartikan Statuta FIFA seenak hati para pengurus PSSI. Dan melanggengkan dengan membuat/mempelintir isi statuta FIFA dalam Statuta PSSI.
Salah satu pasal yang diartikan secara karet :
Statuta FIFA Pasal 32 Ayat 4
"The members of the Executive Committee... must not have been previously found guilty of a criminal offence
menurut Versi PSSI menjadi :
Anggota Komite Eksekutif... harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal pada saat kongres serta berdomisili di wilayah Indonesia."
Jika demikian sudah seharusnya Team Verifikasi tidak meloloskan Nurdin Halid. Tapi kenyataannya Nurdin Halid tetap bisa mencalonkan diri menjadi Ketua PSSI 2010 -2014. Sedangkan Calon lain Jenderal TNI George Toisutta dan Arifin Panigoro Gagal dalam seleksi tersebut.
Aneh namun benar-benar terjadi. Tidak salah jika jutaan pencinta sepakbola dan pemerhati sepakbola menentang keputusan tersebut. Pihak Pemerintah melalui Kementrian Olahraga pun bersuara dengan mengadakan konferensi pres menjelaskan kembali mengenai Statuta FIFA dan menjelaskan pedoman Keorganisasian dibawah KONI ( PSSI salah satu anggota KONI ) bawah pasal FIFA tersebut " The members of the Executive Committee... must not have been previously found guilty of a criminal offence " benar ada nya. dan diharapkan team Verifikasi untuk mempertimbangakan kembali atas hasil verifikasi yang tetap meloloskan Nurdin Halid dan membatalkan pencalonan Jenderal TNI George Toisutta dan Arifin Panigoro.
Reaksi Keras juga keluar dari berbagai pihak. seperti Suporter- superter di Jawa Timur, Semarang, Yogyakarta, Makassar Hingga Aceh pun bersuara sama menentang ketidak beresan dalam proses pemilihan Ketua PSSI. reaksi penentangan ini diwujudkan dalam Demo-demo dan rencananya Seluruh suporter dan Pencinta Bola akan berkumpul di Jakarta / Senayan untuk menuntut Revolusi PSSI.pada hari Rabu 23 Feb 2011.
Semoga reaksi masyarakat Bola bisa Menurunkan Nurdin Halid. dan sudah selayaknya pula jika Nurdin Halid Mundur dari pencalonan.
Semoga reaksi masyarakat Bola bisa Menurunkan Nurdin Halid. dan sudah selayaknya pula jika Nurdin Halid Mundur dari pencalonan.
Semoga reaksi REVOLUSI PSSI menjadi tonggak kebangkitan Persepakbolaan Indonesia
Bravo Sepakbola Indonesia
Monday, February 21, 2011
Silsilah Keluarga
12:17 PM
Silsilah Keluarga
Lama mencari informasi lengkap mengenai silsilah keluarga dan hubungan nya dengan Kesultanan Ngayogyokarto. Banyak kendala untuk mengumpulkan informasi tentang silsilah ku. antara lain banyak sesepuh/Eyang yang telah meninggal menyulitkan untuk menjadi sumber informasi. Tapi usaha ku akhir nya tidak sia-sia. Pelan tapi pasti akhir nya informasi yang aku butuhkan sedikit demi sedikit terkumpul lengkap.
Silsilah keluarga. Silsilah keberadaanku terungkap dari Foto2 Eyang2 dan data silsilah keluarga melengkapi informasi yang aku butuhkan.
Dan akhirnya Silsilah Lengkap menjadi seperti berikut :
Monday, February 14, 2011
Prajurit Nagari Ngayogyokarto Hadiningrat
12:45 AM
Prajurit Nagari Ngayogyokarto Hadiningrat
Pasukan Nagari Nayogyokarto Hadiningrat terbentuk dari prajurit setia Hamengkubuwono I. Terbentuk diawal pemerintahan Hamengkubuwono I pada abad 17. Total kesatuan dari Prajurit Nagari Ngayogyokarto ada 13 kesatuan meliputi: Kesatuan Sumoatmojo, Ketanggung, Patangpuluh, Wirobrojo, Jogokaryo, Nyutro, Dhaeng, Jager, Prawirotomo, Mantrijero, Langenastro, Surokarso dan Bugis.
Diawal - awal terbentuknya hingga satu setengah abad setelahnya, pasukan Nagari Ngayogyokarto Hadiningrat sangat disegani. Pasukan Nagari Ngayogyokarto Hadiningrat terdiri atas pasukan-pasukan infanteri dan kavaleri yang sudah mempergunakan senjata-senjata api yang berupa bedil dan meriam. Ketangguhan pasukan ini pernah teruji ketika menghadapi serbuan dari pasukan Inggris dibawah pimpinan Jenderal Gillespie pada bulan Juni 1812.
Berikut ini Deretan Pasukan Kebanggaan Rakya Yogyakarta
Kesatuan SUMOATMOJO
Kesatuan Sumoatmojo merupakan pasukan pengawal pribadi sultan yang langsung dibawah komando Sultan. Terdiri dari 2 orang perwira berpangkat panji, 2 orang bintara berpangkat sersan dan 16 orang prajurit. berseragam baju zirah dengan perisai lempengan baja berbentuk bulan sabit berukuran besar, berikat pinggang besar dan kuat terbuat dari kulit kerbau, memakai tutup kepala yang disebut udheng gilig dan tidak memakai alas kaki. Senjata yang digunakan adalah pedang lengkung terhunus dengan perisai bulat. Prajurit Sumoatmojo tidak mempunyai duaja atau bendera, seluruh tubuhnya dan wajahnya dibedaki dengan boreh berwarna kuning. Jika melaksanakan tugas mengawal sultan, di sepanjang jalan memperagakan tarian perang atau tayungan.
Kesatuan KETANGGUNG
Terdiri atas 4 perwira berpangkat panji, 8 bintara berpangkat sersan, 72 prajurit dan 1 prajurit pembawa duaja. Berseragam jas terbuka, baju dalam putih, mengenakan ikat kepala hitam, topi segi tiga, bersepatu lars panjang. Senjata yang digunakan adalah bedil dengan bayonet terhunus dan keris dipinggang.
Nama bendera: COKRO SEWANDONO, Dasar hitam, tengah bergambar bintang warna putih. Nama musik: Mares BERGOLO MILIR untuk berjalan pelan dan digayakan, Mares LINTRIK EMAS untuk berjalan cepat
Kesatuan PATANGPULUH
Terdiri 4 perwira berpangkat panji, 8 bintara berpangkat sersan, 72 prajurit dan 1 orang pembawa bendera. Pakaian yang digunakan: topi pacul gowang, destar wulung, sikepan lurik kemiri, rompi merah, Lonthong merah, kamus hitam. Celana atas merah bawah putih, bengkap hitam kaos kaki hitam.. Sepatu fantopel hitam. Senjata digunakan adalah bedil dan memakai keris branggah.
Nama bendera: COKROGORO, Dasar hitam, tengah bergambar bintang warna merah. Nama musik: Mares GENDERO, untuk berjalan pelan dan digayakan, Mares BULU-BULU, untuk berjalan cepat.
Kesatuan WIROBROJO
Terdiri 4 perwira berpangkat panji, 8 bintara berpangkat sersan, 72 prajurit dan 2 orang pembawa duaja. Komandan pasukan ini berpangkat bupati. Pakaian yang dikenakan: . Topi Centhung (berbentuk seperti kepompong), warna merah. Destar (ikat kepala) berwarna wulung (ungu). Baju dalam lengan panjang berwarna putih, Beskap baju luar, berwarna merah, Lonthong (ikat pinggang dalam) : kain bermotif cinde dominasi warna merah, kamus (ikat pinggang luar) berwarna hitam, Sayak (kain penutup dari pinggang sampai di atas lutut) berwarna putih, celana Panji (celana yang mempunyai panjang sebatas lutut) berwarna merah. Kaos kaki berwarna putih, sepatu fantopel warna hitam, Karena Prajurit ini berpakaian serba merah maka lebih dikenal dengan nama Prajurit lombok abang. Persenjataannya berupa bedil dan memakai keris dengan kerangka bermotif branggah.
Nama Bendera: GULO KLOPO. Dasar putih, gambar bintang warna merah berada di tengah, pada ke empat sudutnya diberi hiasan 'kukon' (bentuknya seperti kuku). Nama Musik: Mares RETODHEDHALI, untuk berjalan pelan dan digayakan, sedangkan Mares DHAYUNGAN, untuk berjalan cepat
Kesatuan JOGOKARYO
Terdiri 4 perwira berpangkat panji, 8 bintara berpangkat sersan, 72 prajurit dan 1 orang pembewa duaja. Topi hitam betuk tempelangan, seperti kapal terbalik. Destar wulung, Rompi berwarna crem, beskap lurik lupat lapis merah, sayak lurik, lonthong merah, Kamus hitam. Celana panji lurik, kaos kaki panjang, sepatu pantopel hitam. Persenjataanya berupa bedil dan memakai keris branggah. Nama bendera: PAPASAN. dasar hijau ditengah ada gambar plentong warna merah. Nama musik: Mares SLANGGUNDER, digunakan untuk jalan pelan dengan digayakan, sedangkan Mares TAMENGMADURO untuk berjalan cepat.
Kesatuan NYUTRO
Terdiri atas 8 perwira berpangkat panji, 8 bintara berpangkat sersan, 46 prajurit dan 2 orang pembawa duaja. Seragam yang dipakai berupa baju lengan pendek, celana dan dodot atau kampuh kain dengan motif bango tulak, tutup kepala memakai udheng gilig. Persenjataan yang digunakan berupa bedil dan tombak. Pada mulanya kesatuan ini tidak memakai alas kaki dan mempunyai dua seragam yang berbeda yang satu berwarna hitam yang satunya berwarna merah. Ada dua macam bendera dalam parajurit Nyutra yaitu PODANG NGISEP SARI, dasar kuning, di tengah ada gambar plentong berwarna merah dan PADMO SRI KRESNO, dasar kuning, di tengah bergambar plentong warna merah.
Nama musik: Mares MBAT-EMBAT PENJALIN, dengan iringan gamelan untuk memperagakan tarian tayungan, Mares, TAMTOMO BALIK, berjalan pelan dengan digayakan dan Mares SORENGPRANG untuk berjalan cepat.
Kesatuan DHAENG
Terdiri dari 4 perwira berpangkat panji, 8 bintara berpangkat sersan, 72 prajurit dan 1 orang pembawa duaja. Berseragam topi hitam pakai cundhuk, destar wulung, jas putih setrip merah, Lonthong biru, kamus hitam, celana panjang setrip abang, kaos kaki hitam,Sepatu fantopel. Persenjataannya berupa bedil dan memakai keris dengan kerangka bermotif gayaman. Nama Bendera BAHMING SARI, Dasar putih, gambar plentong warna merah berada di tengah. Nama musik Mares KANOKO, untuk berjalan pelan dan digayakan. Sedangkan Mares UNDHAL-ANDHIL, untuk berjalan cepat.
Kesatuan JAGER
Kata jager berasal dari bahasa Belanda yang berarti pemburu. Terdiri atas seorang perwira berpangkat panji, dua orang bintara berpangkat sersan dan 58 prajurit. Pakaian ini tidak mempunyai seragam khusus, yang dipakai dalam tugas sehari-hari adalah pakaian adat jawa. Persenjataannya berupa bedil. Kesatuan ini tidak mempunyai duaja atau bendera.
Kesatuan PRAWIROTOMO
Terdiri atas 4 perwira berpangkat panji, 4 bintara berpangkat sersan, 72 orang prajurit dan seorang pembawa duaja. Pakaian yang dikenakan adalah topi hitam berbentuk mete, destar wulung, beskap hitam, baju dalam merah. Sayak putih, lonthong merah, kamus hitam, celana atas merah bawah putih. Bengkap hitam, kaos kaki hitam. Sepatu fantopel hitam. Persenjataan yang dipakai berupa bedil dan keris branggah. Nama bendera GENIROGO dasar hitam di tengah ada gambar plentong warna merah. Nama musik Mares BALANG, berjalan pelan dengan digayakan, Mares PANDHEBRUG, berjalan dengan cepat.
Kesatuan MANTRIJERO
Terdiri atas 8 perwira berpangkat panji, 8 bintara berpangkat sersan, 64 prajurit dan seorang membawa duaja. Komandan pasukan ini berpangkat bupati. Seragamnya jas buka dengan kain lurik bergaris hitam putih, berbaju dalam putih, bercelana putih, kaos kaki panjang putih dan bersepatu. Mengenakan ikat kepala warna hitam dengan topi semacam songkok warna hitam. Persenjataannya berupa bedil. Nama bendera PURNOMOSIDI, Dasar hitam, tengah bergambar plentong warna putih. Nama musik Mares SLENGGANDIRI, untuk berjalan pelan dengan di gayakan dan Mares PLANGKENAN (RESTOG), untuk berjalan cepat.
Kesatuan LANGENASTRO
Kesatuan ini bertugas mengawal sultan pada upacara garebeg. Prajurit Langenastro merupakan prajurit tambahan yang dimasukkan kedalam kesatuan Mantrijeron. Atribut yang dipakai sama dengan prajurit Mantrijero, kecuali persenjataannya prajurit Langenastro tidak berupa bedil seperti prajurit Mantrijero namun sebilah pedang.
Kesatuan SUROKARSO
Terdiri atas seorang perwira berpangkat penewu, 64 prajurit dan seorang membawa duaja. Seragam berupa baju lengan panjang berwarna putih dengan celana panjang dan kain bermotif gebyar. Memakai ikat kepala teleng kewengen (kain berwarna hitam ditengah putih dan ditepinya bergaris-garis putih). Persenjataannya berupa tombak. Prajurit Surokarso bertugas mengawal putra mahkota, dewasa ini bertugas sebagai pengawal kehormatan sesajian gunungan pada upacara garebeg. Nama bendera PAREANOM, dasar hijau, tengah gambar plentong warna kuning. Nama musik Mares PLANGKENAN
Kesatuan BUGIS
Disebut prajurit Bugis karena semula seluruh anggota kesatuan ini berasal dari suku Bugis. Tugas kesatuan ini adalah mengawal seorang patih dan mengawal dalam upacara-upacara garebeg dan lainnya. Seragamnya berupa jas tutup berwarna hitam, celana panjang hitam, serta mengenakan ikat kepala kain hitam dan topi hitam. Persenjataannya berupa tombak. Nama bendera WULANDADARI, dasar hitam, di tengah bergambar plentong warna kuning. Nama musik Mares ENDROLOKO.
sumber :
www.kaskus.us
www.tembi.org
www.wikipedia.org
www.youtube.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
