Showing posts with label Klirumology. Show all posts
Showing posts with label Klirumology. Show all posts

Monday, February 28, 2011

Daftar Kebohongan SBY

4:35 PM

 Daftar Kebohongan SBY versi pemuka Agama





Pertama pemerintah mengklaim bahwa pengurangan kemiskinan mencapai 31,02 juta jiwa. Padahal dari penerimaan beras rakyat miskin tahun 2010 mencapai 70 juta jiwa dan penerima layanan kesehatan bagi orang miskin (Jamkesmas) mencapai 76,4 juta jiwa.

Kedua, Presiden SBY pernah mencanangkan program 100 hari untuk swasembada pangan. Namun pada awal tahun 2011 kesulitan ekonomi justru terjadi secara masif.

Ketiga, SBY mendoronga terobosan ketahanan pangan dan energi berupa pengembangan varietas Supertoy HL-2 dan program Blue Energi. Program ini mengalami gagal total.

Keempat, Presiden SBY melakukan konferensi pers terkait tragedi pengeboman Hotel JW Mariot. Ia mengaku mendapatkan data intelijen bahwa fotonya menjadis asaran tembak teroris. Ternyata foto tersebut merupakan data lama yang pernah diperlihatkan dalam rapat dengan Komisi I DPR pada tahun 2004.

Kelima, Presiden SBY berjanji menuntaskan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir sebagai a test of our history. Kasus ini tidak pernah tuntas hingga kini.

Keenam, UU Sistem Pendidikan Nasional menuliskan anggaran pendidikan harus mencapai 20% dari alokasi APBN. Alokasi ini harus dari luar gaji guru dan dosen. Hingga kini anggaran gaji guru dan dosen masih termasuk dalam alokasi 20% APBN tersebut.

Ketujuh, Presiden SBY menjanjikan penyelesaian kasus lumpur Lapindo dalam Debat Calon Presiden Tahun 2009. Penuntasan kasus lumpur Lapindo tidak mengalami titik temu hingga saat ini.

Kedelapan, Presiden SBY meminta semua negara di dunia untuk melindungu dan menyelamatkan laut. Di sisi lain Presiden SBY melakukan pembiaran pembuangan limbah di Laut Senunu, NTB, sebanyak1.200 ton dari PT Newmont dan pembuangan 200.000 ton limbah PT Freeport ke sungai di Papua.

Kesembilan, tim audit pemerintah terhadap PT Freeport mengusulkan renegosiasi. Upaya renegosiasi ini tidak ditindaklanjuti pemerintah hingga kini.

Sedangkan 9 kebohongan baru SBY, di antaranya:

Pertama, dalam Pidato Kenegaraan 17 Agustus 2010 Presiden SBY menyebutkan bahwa Indonesia harus mendukung kerukunan antarperadaban atau harmony among civilization. Faktanya, catatan The Wahid Institute menyebutkan sepanjang 2010 terdapat 33 penyerangan fisik dan properti atas nama agama dan Kapolri Bambang Hendarwso Danuri menyebutkan 49 kasus kekerasan ormas agama pada 2010.

Kedua, dalam pidato yang sama Presiden SBY menginstruksikan polisi untuk menindak kasus kekerasan yang menimpa pers. Instruksi ini bertolak belakang dengan catatan LBH Pers yang menunjukkan terdapat 66 kekerasan fisik dan nonfisik terhadap pers pada tahun 2010.

Ketiga, Presiden SBY menyatakan akan membekali Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan telepon genggam untuk mengantisipasi permasalahan kekerasan. Aksi ini tidak efektif karena di sepanjang 2010, Migrant Care mencatat kekerasan terhadap TKI mencapai 1.075 orang.

Keempat, Presiden SBY mengakui menerima surat dari Zoelick (Bank Dunia) pada pertengahan 2010 untuk meminta agar Sri Mulyani diizinkan bekerja di Bank Dunia. Tetapi faktanya, pengumuman tersebut terbuka di situs Bank Dunia. Presiden SBY diduga memaksa Sri Mulyani mundur sebagai Menteri Keuangan agar menjadi kambing hitam kasus Bank Century.

Kelima, SBY berkali-kali menjanjikan sebagai pemimpin pemberantasan korupsi terdepan. Faktanya, riset ICW menunjukkan bahwa dukungan pemberantasan korupsi oleh Presiden dalam kurun September 2009 hingga September 2010, hanya 24% yang mengalami keberhasilan.

Keenam, Presden SBY meminta penuntasan rekening gendut perwira tinggi kepolisian. Bahkan, ucapan ini terungkap sewaktu dirinya menjenguk aktivis ICW yang menjadi korban kekerasan, Tama S Langkun. Dua Kapolri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Jenderal Timur Pradopo, menyatakan kasus ini telah ditutup.


Ketujuh, Presiden SBY selalu mencitrakan partai politiknya menjalankan politik bersih, santun, dan beretika. Faktanya Anggota KPU Andi Nurpati mengundurkan diri dari KPU, dan secara tidak beretika bergabung ke Partai Demokrat. Bahkan, Ketua Dewan Kehomatan KPU Jimly Asshiddiqie menilai Andi Nurpati melakukan pelanggaran kode etik dalam Pemilu Kada Toli-Toli.

Kedelapan, Kapolri Timur Pradopo berjanji akan menyelesaikan kasus pelesiran tahanan Gayus Tambunan ke Bali selama 10 hari. Namun hingga kini, kasus ini tidak mengalami kejelasan dalam penanganannya. Malah, Gayus diketahui telah sempat juga melakukan perjalanan ke luar negeri selama dalam tahanan.

Kesembilan, Presiden SBY akan menindaklanjuti kasus tiga anggota KKP yang mendapatkan perlakuan tidak baik oleh kepolisian Diraja Malaysia pada September 2010. Ketiganya memperingatkan nelayan Malaysia yang memasuki perairan Indonesia. Namun ketiganya malah ditangkap oleh polisi Diraja Malaysia. Sampai saat ini tidak terdapat aksi apapun dari pemerintah untuk nmenuntaskan kasus ini dan memperbaiki masalah perbatasan dengan Malaysia.

Monday, April 13, 2009

Seperti ini kah Pendukung Say No To Megawati

1:28 PM


Apakah mereka yang tergabung dalam komunitas Group Say No to Megawati itu bersih ?
sungguh naif ketika kita melihat group tersebut. Banyak komentar yang diluar nalar. Komentar dengan cacian-makian, hinaan, lecehan. Apakah ini cara yang beradap ketika mengeluarkan "uneg-uneg" , opini terhadap seseorang ?

Ada yang salah dengan kehidupan sosial masyarakat kita!

Jika ada pembelaan bahwa itu hanya oknum-oknum dalam group. Tapi entah kenapa jumlah mereka besar. bahkan hingga 50% dari total member. Jika itu alasannya kenapa 50% yang katanya waras tetap saja membiarkan kondisi tersebut terus berlangsung.

Andai kita bisa lebih bijak ketika menghadapi perbedaan. sampaikan perbedaan opini dengan cara yang lebih bijak.

Wednesday, April 8, 2009

Utang RI Meningkat Rp 80 Triliun per Tahun

3:58 PM

Wow ternyata Indonesia hebat.
Termasuk dalam negara terbesar. Terbesar Utangnya.

Kasihan banget negara kita ini. Lepas dari renternir IMF eeee...malah jatuh ke renternir lain.

Ternyara Selama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sepanjang tahun 2005-2008, peningkatan utang negara naik rata-rata Rp 80 triliun per tahun. Angka penambahan jumlah utang rata-rata ini mengalahkan utang pada era Orde Baru, yakni Rp 1.500 triliun dalam jangka 32 tahun atau sekitar Rp 46,875 triliun per tahun.
kompas

Wah mengerikan juga ya! tapi kenapa pemimpinnya sekarang selalu teriak Mari Kita Lanjutkan ? Apakah program ngutangnya tetap ikut dilanjutkan ?

Wah kalo gitu saya pasti tidak akan dukung pemimpin RI yang sekarang. Cape dech. masak bukannya bayar utang malah gali lubang tutup lubang buat bayar utang.

Tuesday, April 7, 2009

Terimakasih Kepada Facebookers yang Bergabung di Group Say No To Megawati

1:05 PM




Sehari yang lalu dihebohkan oleh adanya gerakan Facebookers yang bergabung dengan Group Say No To Megawati. Pada tanggal 6 April 2009 tercatat lebih dari 70.000 account Facebook bergabung. Cukup signifikan perkembangannya dari hari sebelumnya.

Tercatat pula ribuan pesan dengan nada cemooh,Cacian, Makian, hinaan dikirimkan. bahkan ada yang menggunakan kata-kata kotor.

Cukup menarik untuk di ikuti, jejaring dunia maya membuat gebrakan sosial dalam dunia real. banyak pihak yang pro maupun kontra terhadap grup tersebut.

Namun, ada apa dengan jejaring pertemanan ini. jejaring "Pertemanan" diisi dengan jejaring penghinaan terhadap seseorang. Cacian terhadap seseorang ? Menyebarkan kebencian terhadap sesama. Bergabung untuk menebarkan kebencian. Ada apa dengan Facebookers ? ada apa dengan Jejaring Facebook ?

Dibalik serangan negatif bagi Megawati maupun kubu Megawati ada hal yang baik.
Dibalik itu semua pasti ada Hikmah yang akan diambil. Pengalaman pasti akan menempa jalan politik beliau dan kader maupun pendukungnya. Bersikap lebih arif, mengambil masukan, kekecewaan, dan harapan yang mereka sampaikan melalui grup Say No To Megawati.Ada Nasehat bijak. Dengar kan lah Perkataan Musuh-musuh mu, karena mereka akan mengeluarkan perkataan apa adanya. Meraka akan selalu mencari kesalah-kesalahan yang kita perbuat. Maka Berterimakasih lah kepada mereka kaum Facebookers. Karena mereka telah mengingatkan.

Monday, April 6, 2009

Say Yes To Megawati Vs Say No To Megawati

2:59 PM




Sejak beberapa hari sebelum saya posting hal ini. Cukup banyak orang saling berargumen mengenai Megawati Soekarno Putri. Banyak celaan, makian bagi Ibu Mega. Celaan dan makiaan, penghinaan berasal dari FB " Say No To Megawati". Cukup banyak juga penggemar FB " Say No To Megawati". Entah ada apa pada mereka ? apakah mereka benar2 tidak menyukai Megawati atau hanya terbawa arus???

Yang disesalkan adalah kata-kata yang digunakan pendukung Say No To Megawati. Kata-kata yang tidak pantas di tuliskan.

Bahkan ada informasi bahwa pembuat FB " Say No To Megawati" akan didenda. karena memunculkan jejaring permusuhan dan peyebaran kebencian.

sehingga panwaslu mengeluarakan peringatan

Itu hanya sepintas mengenai Pendukung Say No to Megawati.

Di bagian lain ada juga pengemar FB yang tergabung dalam Say Yes To Megawati.
untuk saat ini jumlah masih sedikit, entah kapan pendukung setia Megawati bergerak untuk ikut menyuarakan suara dukungannya.

Cukup menarik. Curahan hati para pendukung fanatik dan para penghujat mencurahkan perasaan dan pikiran dalam dunia maya. dalam hal ini Facebook.

Older Posts

Lembaran hidup seorang pejuang.